Pelatihan Psychological First Aid Berbasi Psikoedukasi dan Role Play bagi Tenaga Psikososial: Pengabdian Masyarakat Lintas Negara di Pahang, Malaysia
DOI:
https://doi.org/10.55638/jsepkm.v3i1.699Keywords:
Psychological First Aid, Psychoeducation, roleplay, psychosocial support, community serviceAbstract
Situasi krisis menuntut tenaga psikososial yang mampu memberikan dukungan awal secara empatik, praktis, dan sesuai konteks. Psychological First Aid perlu dilatihkan melalui pendekatan pembelajaran yang memberi kesempatan peserta untuk mempraktikkan respons, bukan hanya menerima informasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pelatihan Psychological First Aid berbasis role play serta mengevaluasi persepsi dan pengalaman belajar peserta. Pelatihan dilaksanakan di Cameron Highlands, Pahang, Malaysia, dengan melibatkan 65 pegawai psikologi dan konselor kesehatan mental dari instansi pemerintah. Metode pelatihan terdiri atas orientasi, simulasi role play dengan rotasi peran penolong dan penyintas, diskusi reflektif, umpan balik sejawat dan fasilitator, serta evaluasi akhir. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kualitatif berasal dari refleksi peserta dan diskusi kelompok yang dianalisis melalui pengodean dan pengembangan tema. Hasil menunjukkan rerata penilaian peserta berada pada rentang 4,5–4,8, dengan skor tertinggi pada aspek dampak umpan balik fasilitator. Tiga tema kualitatif yang muncul adalah komunikasi empatik, pengelolaan distress emosional diri, dan sensitivitas budaya serta konteks lokal. Simpulan menyatakan bahwa format simulasi, refleksi, dan umpan balik diterima positif serta dipersepsikan mendukung proses belajar Psychological First Aid, meskipun evaluasi lanjutan dengan desain pre-post dan penilaian kinerja tetap diperlukan

