Menghindari Hoaks di Era Digital: Pengabdian Masyarakat di Desa Botolempangan
DOI:
https://doi.org/10.55638/jsepkm.v2i3.554Keywords:
hoaks, literasi digital, media sosialAbstract
Di era digital, penyebaran informasi berlangsung sangat cepat melalui media sosial dan internet. Namun, kemudahan tersebut juga menyebabkan maraknya hoaks atau berita palsu yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dan kepanikan di masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang cara mengenali dan menghindari hoaks. Metode pengabdian masyarkat dilakukan melalui ceramah dan diskusi dengan peserta sosialisasi yang terdiri dari siswa Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Al Wasi Bontoa. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa hoaks biasanya memiliki judul provokatif, sumber tidak jelas, dan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Cara menghindarinya dapat dilakukan dengan memeriksa sumber informasi, membandingkan berita dari media terpercaya, serta tidak langsung menyebarkan informasi sebelum dipastikan kebenarannya. Dengan meningkatkan literasi digital, siswa diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan internet.

