Menghindari Hoaks di Era Digital: Pengabdian Masyarakat di Desa Botolempangan

Authors

  • Murni Murni Universitas Islam Makassar Author
  • Muh. Fitra Universitas Islam Makassar Author
  • Faisal Asri Universitas Islam Makassar Author
  • Muammar Muammar Universitas Islam Makassar Author
  • Khaerullah Khaerullah Universitas Islam Makassar Author
  • Nurfadillah Yusuf Universitas Islam Makassar Author
  • Raidah Intizar Yusuf Universitas Islam Makassar Author
  • Pramudita Budi Rahayu Universitas Islam Makassar Author
  • Sahruddin Malik Universitas Islam Makassar Author

DOI:

https://doi.org/10.55638/jsepkm.v2i3.554

Keywords:

hoaks, literasi digital, media sosial

Abstract

Di era digital, penyebaran informasi berlangsung sangat cepat melalui media sosial dan internet. Namun, kemudahan tersebut juga menyebabkan maraknya hoaks atau berita palsu yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dan kepanikan di masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang cara mengenali dan menghindari hoaks. Metode pengabdian masyarkat dilakukan melalui ceramah dan diskusi dengan peserta sosialisasi yang terdiri dari siswa Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Al Wasi Bontoa. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa hoaks biasanya memiliki judul provokatif, sumber tidak jelas, dan informasi yang belum terbukti kebenarannya. Cara menghindarinya dapat dilakukan dengan memeriksa sumber informasi, membandingkan berita dari media terpercaya, serta tidak langsung menyebarkan informasi sebelum dipastikan kebenarannya. Dengan meningkatkan literasi digital, siswa  diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan internet.

 

Downloads

Published

2026-05-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Menghindari Hoaks di Era Digital: Pengabdian Masyarakat di Desa Botolempangan. (2026). Journal Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 37-42. https://doi.org/10.55638/jsepkm.v2i3.554

Similar Articles

31-31 of 31

You may also start an advanced similarity search for this article.