Analisis Sentimen Publik terhadap Kebijakan Larangan Study Tour di Jawa Barat pada Media Sosial Instagram
DOI:
https://doi.org/10.55638/sosiopraxis.v1i2.400Keywords:
Sentimen publik, Kebijakan publik, Study tourAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen publik terhadap kebijakan larangan study tour di Jawa Barat yang ramai diperbincangkan di media sosial Instagram. Kebijakan tersebut diterbitkan sebagai respons atas insiden kecelakaan bus pelajar, dengan tujuan meningkatkan keselamatan dan efisiensi biaya pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis sentimen berbasis Natural Language Processing (NLP) menggunakan model IndoBERT. Data berupa 19.394 komentar dari 30 unggahan Instagram terverifikasi dikumpulkan melalui teknik web scraping dan dianalisis melalui tahapan pra-pemrosesan, klasifikasi sentimen, dan visualisasi opini. Hasil analisis menunjukkan bahwa 45% komentar bersentimen negatif, 40% positif, dan 15% netral. Sentimen negatif didominasi oleh isu pembatasan pembelajaran kontekstual dan dampak ekonomi, sementara sentimen positif menyoroti aspek keselamatan dan dukungan terhadap kebijakan pemerintah. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial menjadi ruang diskusi publik yang mencerminkan dinamika opini masyarakat terhadap kebijakan pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi komunikasi publik yang lebih responsif serta alternatif kegiatan edukatif yang sejalan dengan tujuan study tour.

