Penggunaan Media Sosial dan Perilaku Komunikasi Generasi X: Studi Empiris di Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang
DOI:
https://doi.org/10.55638/sosiopraxis.v1i3.561Keywords:
Media Sosial, Perilaku Komunikasi, Generasi X, Literasi Digital, Teori Uses and GratificationsAbstract
Perkembangan media sosial telah mengubah cara individu berkomunikasi, berinteraksi, dan membangun relasi sosial di berbagai lapisan generasi. Dalam konteks ini, Generasi X menjadi kelompok menarik untuk dikaji karena mereka mengalami transisi dari komunikasi konvensional menuju komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku komunikasi Generasi X di Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel independen (penggunaan media sosial) dan variabel dependen (perilaku komunikasi). Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada 351 responden berusia 45–60 tahun yang aktif menggunakan media sosial. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linear sederhana menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku komunikasi Generasi X (R² = 0,574), yang berarti bahwa 57,4% variasi perilaku komunikasi dijelaskan oleh penggunaan media sosial, sementara 42,6% dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini menegaskan kemampuan adaptasi Generasi X terhadap lingkungan komunikasi digital tanpa menghilangkan nilai-nilai sosial dan budaya yang mereka miliki. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan literasi digital guna mendorong penggunaan media sosial yang lebih etis, kritis, dan produktif di kalangan pengguna usia menengah.

