Transisi Identitas Sosial Generasi Z di Makassar: Studi Komunikasi Antar Budaya tentang Peran K-Pop di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.55638/sosiopraxis.v1i3.560Keywords:
Budaya digital, Generasi Z, K-Pop, Komunikasi antarbudayaAbstract
Penelitian ini membahas transisi identitas sosial Generasi Z di Makassar dalam keterlibatannya terhadap budaya global K-Pop di era digital. Sebagai generasi digital native, Gen Z membentuk identitas melalui interaksi lintas budaya di media sosial seperti TikTok dan Instagram. K-Pop tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana ekspresi diri dan pembentukan identitas sosial. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi digital terhadap remaja yang aktif dalam fandom K-Pop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam fandom berdampak pada gaya hidup, cara berpikir, dan representasi identitas di media digital. Meski terpapar budaya global, informan tetap menjaga nilai-nilai lokal seperti sopan santun dan siri’ na pacce. Transisi identitas yang terjadi merupakan bentuk adaptasi budaya, bukan kehilangan jati diri.

